Masihkah bangga sama barang impor

Mas bro sekalian….2 hari yg lalu AFB berkunjung ke rumah salah satu teman….kebetulan dia baru pulang dari tempat kerja yg ada di luar kota sana …..ya seperti biasa org yg ga ktmu lama obrolan ngalor ngidul dulu (opening gitu biar kagak ayan 😆 ) …..sampai teman afb mengungkapkan satu fakta yg selama ini AFB kira hanya omong kosong.

Teman AFB ini bekerja di suatu perusahaan pembuat headset….teman afb mengungkapkan headset yg di buat di perusahaan nya di ekspor ke luar negeri,tapi setelah sampai ke negeri tujuan,malah di impor lagi balik lagi ke dalam negeri.

Makjleeeebbb tenan…..tahu fakta tsb afb jadi mlongo terdiam membisu,ternyata apa yg di bicarakan sama orang orang benar ada nya…bangsa ini sama sekali tidak percaya sama label lokal “made in indobesia”…..eh setelah d beri label “made in luar negeri” pada bangga & koar koar ini kualitas nya bagus bla bla bla,padahal fakta nya pada kecele sama label tersebut …..hanya karena suatu label d dlm kemasan jadi kecele berjamaah,tidak terkecuali orang yg berpendidikan tinggi.

1 kata tentang fakta ini “miris”

Iklan

29 thoughts on “Masihkah bangga sama barang impor

  1. bener itu, ada cerita nyata seorang manager engineering dimana peusahaannya itu masih 1 grup dengan perusahaan tekstil, jalan-jalan keluar negeri pulangnya bawa baju ber-merk terkenal, pas pamer sama temannya yang manager perusahaan tekstil, dijawab “itu kainnya buatan kita loh” manager engineering ga percaya sampai akhirnya diajak uji tes laboratorium dan ternyata hasilnya BENAR :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen:

    https://ndesoedisi.wordpress.com/2014/06/05/ketemu-anoa-di-kota/

    Suka

  2. Lho ini bener bangett…….
    bibi ane kerja di M*l*ys*a…pulang ke indonesia.bawainb ane kaos sebagai oleh2…
    di bagian barcode harga tulisan e 17.5 rm. sekitar 1 tahun yang lalu..tak lihat, gambar e lucu. trus dalem e tak buka…tulisan e made in indonesia…Yang keren maneh pas aku ke toko baju tak lihat ada baju dgn gambar yang sama beda warna yang harganya cum 21.900.
    piye jal….?!!!!

    Suka

  3. udah lama ini bro
    awal mula istilah fo (factory outlet) ya karena banyak produk luar yg dibuat disini bocor
    akhirnya dikumpulin, dijual di fo-fo
    tp skarang udah rada susah, karena pemilik merk juga dah mulai ketat terhadap pihak yg memproduksi
    barang yg gagal pun dimusnahkan

    Suka

  4. Banyak koq, dan tetap ditulis Made in Indonesia, cuma tidak boleh langsung keluar dari pabriknya export dahulu, baru masuk lagi ke Indonesia, bukan tidak cinta produksi dalam negeri, tetapi tata cara perdagangannya memang begitu.
    Bisa terjadi karena bahan baku import untuk membuat produk tidak dikenai bea masuk, plastik, hak cipta merek dagang, dll.
    Made in manapun, ada harga ada rupa.
    Salam,
    bengkelsepedamotor

    Suka

silahkan berkomentar bro/sis ≧^◡^≦

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s